
Seperti yang diketahui ada banyak sholat sunnah yang bisa dikerjakan setiap harinya, salah satunya adalah dholat dhuha.
Sholat dhuha bisa menjadi sarana penggugur dosa. Seseorang yang rajin melaksanakan sholat dhuha akan diampuni dosanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala walaupun dosanya sebanyak buih dilautan.
Hal ini tertuang dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah sebagai berikut:
“Siapa yang membiasakan (menjaga) sholat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Selain itu, sholat dhuha juga memiliki keutamaan akan terhindar bari banyak keburukan. Dalam hal ada sebuah hadits yang menjelaskan keutamaan sholat dhuha sebagai berikut:
“Barangsiapa yang sholat dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka diselamatkanlah di hari itu. Barangsiapa yang mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).
Bukan hanya itu, orang yang rajin melakukan sholat dhuha juga akan dibautkan pintu khusus di surga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Pintu yang dinamakan pintu dhuha ini khusus diperuntukkan bagi orang-orang yang rajin melaksanakan sholat dhuha setiap hari semasa hidupnya.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Huraiah rhadiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu yang dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat penjaga surga memanggil: mana ia yang melazimkan sholat Dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan kasih sayang Allah.” (HR. Thabrani).
Keutamaan sholat Dhuha lainnya adalah akan membuat wajah orang-orang yang menunaikan lebih bercahaya. Oang yang rajin melaksanakan sholat baik itu sholat wajib maupun sholat sunnah akan memiliki wajah yang berseri dan bersinar.
Waktu Sholat Dhuha
Untuk waktu sholat dhuha dimulai sekitar 20 menit setelah matahari terbit. Hal ini sesuai dengan keterangan hadits yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin ‘Abasah.
Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Kerjakanlah sholat Subuh kemudian tinggalkanlah sholat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari)”. (HR. Muslim).
Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat Dhuha bisa dilakukan sebanyak 2 rakaat. Berikut tata cara sholat dhuha 2 rakaat:
Rukun Rakaat Pertama
1. Niat sholat Dhuha
Adapun lafaz niat sholat dhuha bahasa Arab dan artinya sebagai berikut:
تَعَالَى ِللهِ رَكْعَتَيْنِ الضَّحٰى سُنَّةَ صَلِّى اُ
Ushalli Sunnatal Dhuha Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.
Artinya: “Aku niat salat sunnah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram
3. Doa iftitah
4. Membaca surat Al Fatihah
5. Membaca surat dari Al Quran yang dihafal seperti Ad-Dhuha
6. Ruku dengan tuma’ninah
7. Itidal
8. Sujud pertama
9. Duduk diantara dua sujud
10. Melakukan sujud kedua
11. Berdiri lagi untuk melakukan rakaat kedua
Rukun Rakaat Kedua
1. Membaca surat Al Fatihah
2. Membaca surat dari Al Quran yang dihafal seperti An-Naas
3. Ruku dengan tuma’ninah
4. Itidal
5. Melakukan sujud pertama
6. Duduk diantara dua sujud
7. Melakukan sujud kedua
8. Duduk tahiyat akhir
9. Mengucapkan salam