Menghitung Volume Bangunan Ala Nawa Karya Studio

Tiap gedung atau bangunan tentu punyai ukuran yang berbeda. Entahlah itu panjang ukuran, lebar atau luas dan ketinggiannya pasti berbeda. Ini muncul karena proses pembikinannya disamakan dengan keperluan atau tempat yang ada. Ketidaksamaan ini punya pengaruh pada isi atau volume material yang perlu disiapkan.

Karenanya saat sebelum dibikin, kontraktor atau pemborong harus dapat hingga tidak ada pemborosan yang dapat memunculkan dampak bengkak pada ongkos atau kebalikannya malah material yang perlu disiapkan tidak memenuhi.

Dua dampak itu sama bikin rugi. Dampak pertama mengakibatkan dana yang perlu dikeluarkan menjadi lebih besar hingga kurangi keuntungan. Dan dampak yang ke-2 membuat waktu pembuatan project menjadi lebih lama karena harus cari material kembali yang kurang itu.

Baca juga: Jasa Gambar Interior di Dinasti Arsitek Studio

Beberapa elemen atau material untuk bangunan yang volumenya harus dihitung dengan jeli diantaranya ialah beton. Sistem penghitungan ongkos dan keperluan bahan itu kerap dihitung sama ukuran unit mtr. kubik. Misalkan satu kolom dari beton setiap seginya memiliki ukuran 0.30 mtr. dan ketinggian lima mtr. . Maka isi atau volume beton itu ialah 0,30 x 0,30 x 5 = 0,45 m3 atau mtr. kubik.

Material lain, yakni batu bata seringkali dihitung dalamn ukuran mtr. persegi (m2). Misalkan ada dinding yang memiliki ukuran empat mtr. panjangnya dan lebar tiga mtr.

Karena itu luas dinding itu ialah 4 x 3 = 12 mtr. persegi. Supaya bisa memperoleh penghitungan jumlah keseluruhan batu bata bisa dilaksanakan dengan cara mengkalikan jumlah batu bata yang diperlukan untuk tiap satu mtr. persegi dengan luas pasangan batu bata. Supaya bisa mendapatkan penghitungan yang pas, dianjurkan menggunakan mekanisme Standard Nasional Indonesia atau SNI.

Berdasar data SNI, setiap satu mtr. persegi dinding memerlukan batu bata tujuhpuluh buah . Maka tinggal kalikan saja luas dinding itu, 12 x 70 = 840 buah. Ini ialah jumlah batu bata yang perlu disiapkan untuk membikin dinding sama ukuran itu.

 

Seterusnya untuk galian dan urugan tanah, volumenya dapat dihitung dalam unit mtr. kubik. Misalkan saja ada tugas pengurukan tanah pada tempat yang berukuran lebarnya 8 mtr. panjang 14 mtr. dan ukuran ketinggian urugan ialah 2 mtr.. Karena itu volume tanah yang perlu disiapkan untuk lakukan tugas ini ialah 8 x 14 x 2 = 192 mtr. kubik. Penghitungan ini tidak mutlak karena ada urugan tanah yang perlu dipadatkan.

Source: Nawa Karya Studio